Suara dari Kampus Hijau Mataram "Sistem Bermasalah, Tapi Mahasiswa yang Dikorbankan"
sumber foto : abang ganteng Di bawah langit Kampus Hijau Mataram yang biasanya tenang dan bersahaja, suasana justru penuh kegelisahan. Bukan karena materi ujian yang sulit, bukan pula karena kesiapan mental yang goyah. Tapi karena satu hal yang seharusnya bisa diantisipasi sejak awal sistem pembayaran kuliah yang error. Ya, di hari pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS), sistem payment yang menjadi pintu utama pembayaran SPP mengalami gangguan. Mahasiswa mencoba masuk berkali-kali, memverifikasi, menunggu notifikasi, tapi semua nihil. Tidak bisa membayar, tidak bisa mengakses. Dan yang lebih menyakitkan, mereka justru ditekan oleh aturan: "Jika belum lunas, tidak boleh ikut ujian." Bukankah ini seperti menendang orang yang sedang jatuh? Beberapa dosen tetap bergeming. "Aturan tetap aturan," katanya. Tapi siapa yang berani bersuara ketika yang salah bukan mahasiswa? Ketika sistem kampus yang error, mengapa mahasiswa yang diminta menanggung resikonya sendirian? Mari k...