REPRESI DI DEPAN KANTOR WALI KOTA MATARAM: SUARA RAKYAT PESISIR DIGEBUK, KEADILAN DIABAIKAN
gambar visual AI Hari ini Rabu, 14 mei 2025 menjadi catatan kelam bagi kebebasan menyampaikan pendapat di Kota Mataram. Sebuah video yang diunggah oleh akun Pono Theis mengungkap tindakan represif terhadap masyarakat Pondok Perasi, Pesisir Pantai Ampenan, yang tengah melakukan aksi damai di depan Kantor Wali Kota Mataram. Masyarakat ini bukan tanpa alasan turun ke jalan. Sejak tahun 2020, mereka menjadi korban penggusuran paksa atas nama pembangunan. Hingga kini, hak-hak mereka belum dipulihkan. Tanpa rumah, tanpa kompensasi yang layak, dan tanpa kejelasan masa depan. Mereka terus berjuang untuk mempertahankan ruang hidup yang telah dirampas. Dalam video yang beredar, seorang pemuda yang tengah berorasi untuk membela masyarakat tiba-tiba ditarik dan dianiaya oleh aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian, Satpol PP, dan petugas keamanan lainnya. Aksi damai berubah menjadi kekacauan sepihak oleh kekuasaan yang panik mendengar suara rakyat. ...